kau dengarkah, ia memanggil namamu

engkau,
yang datang dari arah entah,
yang kemudian menghuni taman bersama bunga dan kupu-kupu,
engkau,
yang datang dari tangan tengadah,
yang kemudian pergi ke arah entah

adalah sebuah pagi,
dimana hari baru saja mulai,
dan sebuah akad tak usai diikrarkan,
kau dengarkah, ia memanggil namamu,
dari gundukan tanah basah
tanpa nisan


yeha mn 240911

Komentar

Postingan Populer