panjer sore
panjer sore
masih
tangan-tangan nalar itu
mencabik-cabik kata yang telah
tersusun rapi
akal yang kemudian memilih untuk
kalah
mempersilahkan matahari bersinar
meminta malam untuk tetap tinggal
masih
luka diri itu
bersama malam beku
ia bersembunyi di warnanya
agar buku-buku tetap tersusun
rapi
untuk keikhlasan yang tak
diikhlaskan
hening kemudian
pencarian
diam
yeha
mdn 060115
*)putih biru : panjer sore
Komentar