musim




seperti cakrawala
sebuah perjalanan pasti akan menemukan tujuan
meskipun terkadang kaki tak selalu membawa

mengalir laksana angin
nasib dan takdir dalam satu cawan
yang bukan kebetulan

datang musim membawa pesan
menggugurkan daun-daun
menelanjangi catatan musim kemarin
tentang seribu perburuan
tentang sejuta ketakkaruan
tentang kealpaan

seekor kodok terperangkap dalam tempurung
tanpa ia sadari
hatinya tergerak
bukan karena keterbatasan yang memaksa benak

seekor musang keluar sarang
mengendus-endus aroma tubuh birahi

kodok dalam terpurung
hanya ada tarikan nafas dan denyut jantung

seekor musang keluar sarang
birahinya membuta
pada sebatang ranting menggosokkan syahwat
pada musim yang segera berakhir

byar….
tempurung hanyut oleh hujan semalaman
pagi sekali sang kodok memandang matahari
seolah matahari pertama
dibebaskan dadanya dari himpitan
berkaca pada genangan air
memandangi musim berlalu
berucap dia
ahhh…
aku bercermin
aku melihat sang musang
aku melihat musim


yeha mdn 28092012

Komentar

Postingan Populer