tentang cemara dan langit

pagi meninggalkan jejak pada embun
menguncup di helai-helai rambut yang luruh dalam diam

selamat pagi!
dan langit pun mengecup kening cemara
yang tak jua lelah setelah semalaman menunggu pagi
dalam gelisah rindu

cemara
adalah kesediakalaan yang tak berdaya
langit
adalah keniscayaan yang serupa mimpi
dalam sebuah rahasia semesta
dalam sebuah irama tanpa birama

cinta yang bergetar
dalam suara yang menangkup dan gerak yang tak beringsut
khusuk cemara dan langit meresapi harmoni
: perempuan berambut perak


yeha batu 241111

Komentar

Postingan Populer