lamaran telanjang

aku tulis lamaran ini
kala kurasakan seluruh sisi ruang kamar berbicara tentangmu
kala ketelanjangan yang tanpa apa harus aku paparkan kepadamu
karena
di sini aku sungguh tak berarti apa pun
hanya ketelanjangan yang aku miliki

semalam
harapan yang telanjang itu berakhir dengan kesunyian kenyataan
matahari terbangun di kesendirian
mencari-cari senyummu di kehangatan selimut yang kusut masai
sebuah ucap yang membangunkan
sebuah usap yang membangkitkan
adalah kerinduan pagi yang telanjang

aku tulis lamaran ini
kala aku telanjang dan tanpa apa
hanya agar aku bisa meyakini ketelanjanganku menganggapmu
kamu yang telanjang dan aku yang menelanjangi diri

aku memandangi abjad-abjad
seperti aku memandangi diriku
di seluruh bagian diriku
mataku
hidungku
mulutku
dada dan perutku
tangan dan kakiku
bahkan di pusar dan kelaminku
aku menemuimu, bidadari kecilku

aku telanjang
dan dalam ketelanjangan diri
aku melamarmu
bukan untuk menjadi milikku
namun menjadilah dirimu yang telanjang untukku

aku akhiri lamaran ini
kala aku telanjang
dan aku melihat dirimu di diriku
dirimu yang telanjang di ketelanjanganku
tanpa aku menelanjangimu
bidadari kecilku

aku menunggu telanjangmu di lamaran telanjangku ini



yeha, jimbaran 19012012

Komentar

Postingan Populer