sekresi

malam gemeretak ditingkah hujan
luruh dalam kecipak seirama nafas
kau
sang pembawa pesan kegaiban
mungkin benar lupa tentang lelaki kemarin
yang menitipkan kepadamu sekeranjang dendam
kau
sang penari dalam hujan
sebuah sintas dari kenisbian takdir
geram ini mencabik selimut masyukmu

malam memuncak dalam guyur
kecipak mengecipuk memacu lenguh
segera tuntaskan tarianmu
agar hujan segera reda
menjeda di pelataran basah
datanglah....

dari buncah resah tanah basah
menunggu lalu
datangmu
cukupkan dan aku


mn 160719

Komentar

Postingan Populer